4 Cara Memaksimalkan Manfaat Jeda Istirahat Saat Bekerja
Jenuh adalah musuh orang-orang sibuk, yang berdampak pada kesehatan fisik maupun mental. Istirahat yang berkualitas bisa mengurangi risiko stres maupun jatuh sakit.Istirahat hanya di akhir pekan saja tidak cukup untuk memulihkan kebugaran fisik dan pikiran. Pada saat di kantor, istirahat sejenak di sela-sela pekerjaan penting dilakukan untuk meredakan stres dan kejenuhan. Berikut 4 cara memaksimalkan manfaat jeda istirahat saat bekerja.
1. Mendengarkan MusikMendengarkan musik dapat membuat kita lebih rileks. Rasa lelah pun dapat hilang dengan sendirinya berkat irama musik yang diputar. Saat jam istirahat tiba, ambil gadget dan dengarkan dentuman musik. Pilih dan putar lagu yang sesuai dengan genre musik kesukaan Anda. Hanya dalam 15 menit mendengarkan musik, mood dan semangat kerja akan kembali seperti sedia kala.
2. Tidur Siang SingkatKegiatan yang satu ini sebenarnya memiliki manfaat untuk mengembalikan fokus saat bekerja. Tidur siang selama 15-30 menit di kantor akan membuat tenaga kembali pulih dan tetap energik sepanjang hari. Dalam waktu 60 menit istirahat siang di kantor, Anda bisa mencoba membaginya secara mendetail. Misalnya, 15 menit untuk makan siang, 10 menit untuk beribadah, dan sisanya untuk tidur siang. Namun, harus tetap berpegang pada jadwal. Jika alarm sudah berbunyi dan menandakan waktu istirahat telah habis, maka Anda harus segera kembali bekerja.
3. Jauhi Meja Kerja
Tetap berada di meja kerja sepanjang waktu istirahat lebih berisiko membuat istirahat Anda tidak tenang. Apalagi jika tiba-tiba ada e-mail masuk sehingga membuat Anda harus kembali bekerja. Waktu istirahat pun akan terganggu sehingga Anda tidak bisa merasa sedikit rileks. Padahal tujuan adanya istirahat siang di kantor ialah agar bisa menenangkan pikiran. Oleh karena itu, Anda sangat perlu untuk meninggalkan meja kerja saat istirahat agar bisa merasa tidak jenuh.
4. Bijaksana Dengan WaktuIstirahat makan siang di kantor akan terasa manfaatnya jika Anda dapat lebih bijaksana dalam mengaturnya. Misalnya, saat sudah mendekati waktu makan siang, Anda tidak perlu menyelesaikan semua tugas dengan alasan nanggung atau agar bisa lebih lega saat istirahat. Jika Anda memaksa untuk menyelesaikan pekerjaan, maka waktu istirahat siang pun bisa terpotong. Jadi Anda tidak akan bisa mengistirahatkan tubuh dan pikiran dengan maksimal. Selain itu, jika telat memulai istirahat biasanya Anda juga akan mencoba untuk mencuri waktu sehingga tidak bisa tepat waktu untuk kembali bekerja.
By: Corporate Recruitment PT. Summarecon Agung, Tbk
Referensi:
https://glints.com/id/lowongan/istirahat-di-kantor/#.YKFXay1h28o
