Hari Listrik Nasional

hari-listrik-nasional_QmWP.png

Hari Listrik Nasional


Ketenaga listrikan di Indonesia dimulai pada akhir abad ke 19, pada saat beberapa perusahaan Belanda mendirikan pembangkit tenaga listrik untuk keperluan sendiri. Dengan menyerahnya pemerintah Belanda kepada Jepang, maka Indonesia dikuasai Jepang. Oleh karena itu, perusahaan listrik dan gas yang ada diambil alih oleh Jepang. Dengan jatuhnya Jepang ke tangan sekutu, dan diproklamirkannya kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945, maka kesempatan yang baik ini dimanfaatkan oleh pemuda dan buruh listrik dan gas untuk mengambil alih perusahaan-perusahaan listrik dan gas yang dikuasai Jepang.

Setelah berhasil merebut perusahaan listrik dan gas dari tangan kekuasaan Jepang, kemudian pada bulan September 1945 suatu delegasi dari buruh / pegawai listrik dan gas menghadap pimpinan KNIP (Komite Nasional Indonesia Pusat) yang pada waktu itu diketuai oleh Kasman Singodimedjo untuk melaporkan hasil perjuangan mereka. Selanjutnya, delegasi bersama-sama dengan pimpinan KNIP menghadap Presiden Soekarno, untuk menyerahkan perusahaan - perusahaan listrik dan gas kepada pemerintah Republik Indonesia. Penyerahan tersebut diterima oleh Presiden Soekarno, dan kemudian dengan Penetapan Pemerintah No. 1 tahun 1945 tertanggal 27 Oktober 1945 dibentuklah Jawatan Listrik dan Gas di bawah Departemen Pekerjaan Umum dan Tenaga.

Pada tanggal 27 Oktober setiap tahunnya, Indonesia merayakan Hari Listrik Nasional. Peringatan ini dimaksudkan agar setiap memperingati Hari Listrik Nasional, maka semakin baik pula pelayanan dan penyaluran energi listrik terhadap masyarakat.

Penetapan secara resmi 27 Oktober 1945 sebagai Hari Listrik dan Gas berdasarkan keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Tenaga Nomor 20 tahun 1960, namun kemudian berdasarkan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Tenaga Listrik Nomor 235 /KPTS / 1975 tanggal 30 September 1975 peringatan Hari Listrik dan Gas yang digabung dengan Hari Kebaktian Pekerjaan Umum dan Tenaga Listrik yang jatuh pada tanggal 3 Desember. Namun, mengingat pentingnya semangat dan nilai-nilai hari listrik, maka berdasarkan keputusan Menteri Pertambangan Dan Energi Nomor 1134.k. / 43.pe /1992 tanggal 31 Agustus 1992 ditetapkanlah tanggal 27 Oktober sebagai Hari Listrik Nasional.

By : Corporate Recruitment PT. Summarecon Agung, Tbk

References:
https://economy.okezone.com/read/2015/10/26/19/1238316/sejarah-hari-listrik-nasional-27-oktober

https://suarapasuruan.wordpress.com/2016/10/27/sejarah-hari-listrik-nasional/

http://adamsatriansyah.blogspot.co.id/2014/10/makna-hari-listrik-nasional-menurut-saya.html

http://qsn-neyama.blogspot.co.id/2010/02/sejarah-singkat-hari-listrik-nasional.html

Share this Post:

Related Posts: