Hari Pramuka Indonesia

hari-pramuka-indonesia.jpg


Hari Pramuka Indonesia

Hari Pramuka Indonesia adalah hari yang diperingati setiap tahun oleh seluruh anggota Pramuka Indonesia setiap tanggal 14 Agustus. Hari Pramuka bertujuan untuk mengingatkan kembali tujuan dan fungsi gerakan pramuka untuk kemajuan bangsa.

Gerakan Pramuka terbentuk pada 20 Mei 1961, namun Hari Pramuka diperingati setiap 14 Agustus. Tanggal ini dipilih sebagai Hari Pramuka Indonesia karena pada 14 Agustus 1961 diselenggarakan pawai besar-besaran gerakan pramuka untuk pertama kalinya di Indonesia. Lahirnya Pramuka di Indonesia turut menyulut berdirinya pergerakan nasional.

Sebelum menggema di Indonesia, pramuka telah berkembang terlebih dahulu di Inggris lewat pembinaan remaja yang dilakukan oleh Lord Robert Baden Powell of Gilwell. Powell diketahui memiliki banyak pengalaman yang berpengaruh pada kegiatan di dalam Pramuka seperti pengalaman mengalahkan kerajaan Zulu di Afrika, keterampulan berlayar, berenang, berkemah dan masih banyak lainnya. Pengalaman itu ditulis Powell dalam sebuah buku berjudul 'Aids to Scouting'. Pada 1908, Powell kembali menulis buku yang berisi pengalamannya tentang latihan kepramukaan. Buku ini berjudul 'Scouting for Boy' dan kemudian menyebar dengan cepat di Inggris dan negara lain, termasuk Indonesia.

Kehadiran Gerakan Pramuka di Indonesia mendapat tempat penting di Indonesia bertolak pada ketetapan MPRS No. II/ MPRS/ 1960. Presiden Soekarno memberikan amanat kepada pimpinan pandu di Istana merdeka pada 9 Maret 1961. Amanat itu untuk lebih mengefektifkan kepanduan sebagai komponen penting dalam pembangunan bangsa.

Lambang Pramuka berupa Tunas Kelapa disahkan dalam Keppres Nomor 238 Tahun 1961. Kemudian pada 14 Agustus 1961, secara resmi Gerakan Pramuka diperkenalkan kepada masyarakat setelah Presiden Soekarno menganugerahkan Panji Gerakan Pramuka dengan Keppres Nomor 448 Tahun 1961.

Pada Hari Pramuka Indonesia tahun 2017, Presiden Joko Widodo menghadiri Raimuna Nasional XI Kwartir Nasional Gerakan Pramuka dan berpesan agar gerakan pramuka harus melakukan terobosan, jangan berpikir linear, jangan terjebak rutinitas dan monoton karena generasi pramuka saat ini kebanyakan diisi oleh generasi milenial atau generasi Y, yaitu generasi adaptif dengan kemajuan teknologi, generasi yang sangat kreatif dan inovatif.


By : Corporate Recruitment PT. Summarecon Agung, Tbk


References:
http://www.okecoy.com/1981/08/sejarah-pengertian-h...


https://news.detik.com/berita/3598425/hari-pramuka...


http://nasional.kompas.com/read/2017/08/14/1124328...

Share this Post:

Related Posts: