Hari Tuberkolosis Sedunia

hari-tuberkolosis-sedunia_O4X6.jpg

Hari Tuberkolosis Sedunia

24 Maret 2018


Setiap tahun Hari Tuberkulosis Sedunia diperingati pada tanggal 24 Maret. Tanggal ini dipilih karena pada 24 Maret 1882 Dr. Robert Koch, seorang ilmuwan mengumumkan bahwa ia telah menemukan penyebab dari penyakit Tuberkulosis, yakni Mycobacterium tuberculosis. Untuk mengenang jasanya, maka tanggal 24 Maret ditetapkan sebagai Hari Tuberkulosis Sedunia. Peringatan ini ditujukan untuk membangun kesadaran umum tentang Tuberkulosis (TBC) serta usaha-usaha untuk mengurangi penyebaran penyakit  tersebut.

TBC pada umumnya mempengaruhi paru-paru. TBC menular melalui udara di dalam ruangan yang membuat bakterinya dapat bertahan lama, lewat droplet air liur penderita. Gejala dari penderita TB adalah batuk disertai dahak, terkadang mengeluarkan darah, sakit dada, lemas, turun berat badan, demam dan keringat malam.

Tahun 2014, sebanyak 9,6 juta orang di dunia menderita TBC. Sekitar 1,5 juta orang di antaranya meninggal dunia dan 95 % di antaranya terjadi di negara berkembang. Di Indonesia, terdapat sekitar 500.000 kasus baru TBC tiap tahunnya dan 175.000 diantaranya meninggal dunia.

Penyakit TBC dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya faktor lingkungan. Dua faktor lingkungan utama yang dapat mempengaruhi munculnya penyakit TBC adalah polusi udara di dalam ruangan yang berasal dari bahan bakar padat (biomass) dan asap rokok. Bakteri Mycobacterium tuberculosis dapat bertahan 1-2 jam terutama di tempat gelap dan lembab. Oleh karena itu, faktor lain seperti; jenis lantai yang cenderung menimbulkan kelembaban (lantai tanah), serta kurangnya ventilasi ruangan dapat berpengaruh pada perkembangan bakteri Mycobacterium tuberculosis, karena pencahayaan berfungsi untuk membunuh bakteri patogen yang berada di dalam rumah.

Tuberkulosis dapat dicegah dengan vaksin BCG (Bacille Calmette - Guerin). Selain vaksinasi, Tuberkulosis juga dapat dicegah dengan cara perlindungan diri seperti menutup hidung atau memakai masker ketika berada di angkutan umum atau ketika ingin bersin.

By : Corporate Recruitment PT. Summarecon Agung, Tbk

References :

https://www.kompasiana.com/educationresearch2016/hari-tuberkulosis-sedunia_57c6ba16707e616b4d87e5e4

https://www.medicalogy.com/blog/hari-tuberkulosis-sedunia/

Share this Post:

Related Posts: