Infografis - Prosedur Self Isolation

infografis-prosedur-self-isolation_GVl0.jpeg

Prosedur Self Isolation


Apa yang dilakukan ketika Self-isolation?

• Idealnya, ruangan terpisah dengan anggota keluarga lain.

• Jaga jarak dengan orang sehat minimal 1 meter.

• Selalu menggunakan masker.

• Terapkan etika batuk dan bersin, menggunakan tissue, langsung buang ke tempat sampah tertutup, cuci tangan.

• Hindari pemakaian barang pribadi bersama seperti alat makan, alat mandi, linen dan lainnya.

• Cuci alat makan dengan air dan sabun.

• Tissue, sarung tangan, dan pakaian yang terpakai oleh pasien harus di masukkan ke wadah linen khusus, dan terpisah.

• Cuci pakaian dengan mesin cuci suhu 60-90 derajat celcius, dan dengan deterjen biasa.

• Pembersih dan desinfektan rutin di area yang tersentuh.

• Batasi jumlah perawat yang merawat pasien, pastikan perawat sehat.

• Batasi penunjung atau membuat daftar yang mengunjung.

• Tetap di rumah dan dapat di kontak,

• Jika dalam kondisi sangat terpaksa (darurat) harus keluar rumah, gunakan masker, hindai menggunakan transportasi umum dan hindari tempat ramai

• Ventilasi ruangan yang baik (buka jendela)


Self-Monitoring

Direkomendasikan untuk seseorang yang terpapar dengan kasus COVID-19 positif atau riwayat perjalanan ke negara terjangkit dengan durasi 14 hari dari kontak atau paparan terakhir. Jika muncul gejala segera lakukan self-isolation dan kontak/telepon layanan kesehatan.


Bagaimana meningkatkan system imun tubuh?

Menerapkan pola hidup sehat:

Istirahat cukup

Dewasa umumnya membutuhkan waktu tidur 7-8 jam dan remaja sekitar  9-10 jam.

Perbanyak makan sayur dan buah

Kandungan vitamin dan mineral sayur dan buah memperkuat system imun tubuh.

Rutin berolahraga

Rekomendasi 30 menit setiap hari. Olahraga yang murah dan mudah seperti berjalan kaki.

Hindari stress

Stress yang tidak terkendali dan berkepanjangan akan meningkatkan hormone kortisol. Dalam jangka panjang hormone kortisol yang bisa menurunkan kekebalan system imun.

Hindari rokok dan alcohol

Paparan asap rokok dan alcohol secara berlebih dapat merusak system imun.

Suplementasi

Suplementasi yang mengandung Echinacea, buah mengkudu, daun meniran, vitamin B6. Vitamin C, dan E sebagai tambahan, tetapi bukan yang utama.


By : Corporate Recruitment PT. Summarecon Agung, Tbk

References:

www.who.int

www.alodokter.com


Share this Post:

Related Posts: