Apakah Media Sosial Mempengaruhi Diterimanya Seseorang ?

Apakah Media Sosial Mempengaruhi Diterimanya Seseorang?

Media sosial merupakan sebuah web berbasis pelayanan yang memungkinkan penggunanya untuk membuat profil, melihat list pengguna yang tersedia, serta berteman dengan siapa saja yang dia mau tanpa melihat dimana lokasinya. Hampir semua orang, sekarang memiliki media sosial. Bahkan, banyak juga yang eksis sampai memiliki ribuan teman.

Media sosial digunakan orang sebagai media untuk bergaul dan meng-update kehidupan sehari-hari. Ternyata sekarang ini, banyak Perusahaan melihat media seseorang sebagai acuan dalam menerima karyawan baru. Jika dulu untuk mencari kerja harus memiliki cover letter dan CV yang memuaskan, serta kualifikasi yang sesuai dan akses besar ke informasi lowongan kerja, maka saat ini ada tambahan satu hal yang juga harus diperhatikan, yaitu konten sosial media yang pernah dipublish untuk publik.

Mengapa hal ini menjadi sesuatu penting yang harus diperhatikan? Sebuah penelitian yang dilakukan oleh CareerBuilder.com menunjukkan bahwa semakin banyak Perusahaan merambah ke media sosial untuk melakukan background check terhadap calon karyawan mereka. Sebesar 45% dari Perusahaan ‘melongok’ media sosial sebagai salah satu cara dan bahan pertimbangan atau screening terhadap calon karyawan. Sebuah peningkatan sebesar 100% setelah setahun sebelumnya hanya 22% dari Perusahaan yang melakukan hal ini.

Lalu, apa yang sebaiknya Anda lakukan? Apakah Anda harus ‘puasa’ update status dan memajang foto-foto di akun Facebook? Atau berhenti post di Instagram sementara sampai ada kepastian? Tentunya tidak sejauh itu. ‘Toh bersosialisasi di dunia maya adalah hak Anda. Rasanya Anda pasti setuju kalau sebenarnya selama kompetensi dan kinerja memuaskan, pertimbangan berdasarkan kegiatan personal tidak bisa dijadikan alasan untuk batal mempekerjakan Anda, hanya perlu memperhatikan beberapa hal untuk menampilkan reputasi dunia maya yang positif, diantaranya:

  1. Perhatikan album foto online Anda di Facebook, atau tempat lainnya. Hapus foto yang bisa merusak reputasi Anda.
  2. Jangan memamerkan hal-hal negative ke dunia luar. Fokuskan kepada hal positif, baik yang berhubungan dengan dunia professional maupun personal.
  3. Cobalah untuk membuat grup khusus untuk profesi Anda atau bergabunglah dengan professional group yang ada di FB atau media lainnya. Ini salah satu cara menjalin hubungan dengan para pemimpin, rekruter atau sesama profesi.
  4. Selektif menerima teman. Hanya karena orang meng-add Anda sebagai friend bukan berarti Anda harus selalu menerimanya. Anda tidak akan pernah tahu siapa dibalik nama di FB atau Twitter.
  5. Jika Anda masih bekerja atau terikat dengan Perusahaan tertentu, jangan membeberkan pencarian kerja Anda di dunia maya. Bukan tidak mungkin manajemen tempat Anda bekerja sekarang mengetahui hal tersebut dan menilai rendah loyalitas Anda.

Inilah cara cara untuk mencegah hal hal yang bisa menyebabkan Anda ditolak karena media sosial Anda. Hati hati ya !


By : Corporate Recruitment PT. Summarecon Agung, Tbk

Reference :

https://id.jobsdb.com/id-id/articles/konten-sosial-media-mempengaruhi-pencarian-kerja

https://gimbalkurangdarah.wordpress.com/kulyah/sit...

Share this Post:

Related Posts: