Hindari Membuat CV Palsu

Hindari Membuat CV Palsu

Saat melamar pekerjaan, umunya seseorang akan membuat Curriculum Vitae atau lamaran pekerjaan. Kadang pula, dipanggilnya seseorang untuk seleksi bergantung pada cv nya. Cv dikenal sebagai media untuk mempromosikan dirinya kepada perusahaan. Namun, dengan bertambahnya jumlah sarjana setiap tahunnya, serta menipisnya lowongan kerja, pada pelamar cenderung ingin menampilkan yang terbaik yang dimilikinya.

Ironisnya, banyak calon karyawan rela memanipulasi, melebih-lebihkan atau juga menyembunyikan data pribadi agar CV atau Biodatanya bisa mendongkrak ketertarikan si perusahaan. Umumnya, banyak orang memalsukan riwayat hidup seperti pendidikan terakhir, lama waktu bekerja, job description di perusahaan sebelum nya, hingga salary terakhir yang di perusahaan sebelumnya.

Hal tersebut dikarenakan kebanyakan pelamar kerja menganggap bahwa perusahaan tidak akan memeriksa CV secara detail. Seperti yang diungkapkan cvvalidation.com, satu dari tiga pelamar menuliskan data palsu seperti kualifikasi dan pengalaman kerja sebelumnya. Dan dari wawancara yang dilakukan cvvalidation kepada 1000 pekerja, rata-rata mereka telah memberikan keterangan data palsu.

Namun, hal ini akan berakibat buruk bagi pelamar ini di kemudian hari. Pada waktu perusahaan mengecek background dari pelamar tersebut dan diketahui ada pemalsuan, ia bisa dianggap melakukan penipuan berencana, dan alhasil, pelamar tersebut bisa dipecat dari perusahaan tersebut dan masuk daftar blacklist dari perusahaan perusahaan lain juga.

Walaupun ingin membuat perusahaan tertarik dengan isi cv anda, katakan lah dengan jujur agar tidak ada masalah yang bisa menimpa anda di kemudian hari. Karena kadang kejujuran itu mahal, dan perusahaan pasti menghargai kejujuran yang anda berikan.

By : Corporate Recruitment PT. Summarecon Agung, Tbk


Sumber

https://artikelduniakerja.wordpress.com/2009/09/07/hindari-keinginan-membuat-cv-palsu/

https://www.kaskus.co.id/thread/524cfcae138b462c72...

Share this Post:

Related Posts: