Hari Anti Kekerasan Pada Wanita

hari-anti-kekerasan-pada-wanita_U45S.jpg

Hari Anti Kekerasan Pada Wanita


Perempuan di Indonesia hingga kini masih rentan menjadi korban kekerasan. Korbannya mulai dari istri, pasangan hingga anak perempuan. Sejalan dengan yang disampaikan oleh Komnas Perempuan, UN Women atau Entitas PBB untuk Kesetraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan juga baru - baru ini menyuarakan pengenalan pada bentuk-bentuk kekerasan yang dialami.

Berikut ini adalah sedikit penjelasan bentuk-bentuk kekerasan pada wanita:

1. Kekerasan fisik meliputi segala bentuk kekerasan yang menyakiti fisik, mulai dari dorongan, cubitan, tendangan, jambakan, dan sebagainya.

2. Kekerasan psikologis adalah perbuatan yang mengakibatkan ketakutan,  hilangnya rasa percaya diri, hilangnya kemampuan untuk bertindak, rasa tidak berdaya, dan/atau penderitaan psikis berat pada seseorang.

3. Kekerasan seksual adalah setiap penyerangan atau kekerasan yang bersifat seksual, baik ada atau tidaknya hubungan intim antara korban dan pelaku kekerasan.

Dari banyaknya kasus kekerasan pada wanita yang terjadi pada saat ini, ada beberapa cara untuk mencegah hal tersebut terjadi kepada diri sendiri maupun orang-orang terdekat, antara lain :

1. Kenali tindakan-tindakan kekerasan pada wanita
Mengenali jenis-jenis tindakan kekerasan sangatlah perlu hal ini untuk mencegah sang pelaku untuk bertindak lebih. Dan sebagai korban pun jadi dapat lebih menjaga diri dari pelaku.

2. Meningkatkan kesadaran dan kepedulian sosial
Sebagai mahkluk sosial, penting bagi kita untuk saling peduli dengan sesama. Apa bila Anda melihat adanya bekas luka kekerasan, ataupun melihat ciri-ciri orang yang ingin melakukan kekerasan segeralah untuk menegurnya, agar tidak ada tindakan yang lebih buruk lagi.

3. Memberikan edukasi tentang kekerasan pada wanita
Dengan adanya edukasi ini, para wanita pun akan paham apa yang harus dilakukan untuk mencegah kekerasan dan tahu apa yang harus dilakukan bila mengalami kekerasan. Edukasi ini pun perlu diberikan kepada pihak laki-laki juga agar pikiran pihak laki-laki lebih terbuka.

Jangan ragu menceritakan kepada orang terdekat dan melaporkan kepada pihak berwajib jika mengalami tindakan kekerasan. Karena bagaimana pun juga, Anda sebagai perempuan memiliki hak untuk dilindungi. Hubungi 112 jika Anda mengalami kekerasan.

By : Corporate Recruitment PT. Summarecon Agung, Tbk   

References:
kbr.id
dpmdesa.jabarprov.go.id

Share this Post:

Related Posts: