Hari Film Indonesia

Hari Film Indonesia

30 Maret 2017

Film merupakanmedia komunikasi bersifat audio visual yang dipergunakan untuk menyampaikan suatu pesan kepada sekelompok orang yang berkumpul disuatu tempat tertentu. Pesan yang disampaikan dapat berupa muatan pendidikan, hiburan, ataupun informasi. Perfilman Indonesia memiliki sejarah yang panjang. Sempat menjadi raja di negara sendiri pada tahun 1980an, nyatanya perfilman Indonesia mengalami keterpurukan selama kurang lebih 2 dekade, sebelum akhirnya berhasil bangkit kembali di awal tahun 2000an.

Bagi para karyawan, menonton film dapat dijadikan sebagai aktivitas alternatif yang dilakukan setelah seharian bekerja ataupun mengisi waktu luang di akhir pekan. Menonton film dipercaya dapat meningkatkan mood dan menghilangkan stres.

Berikut merupakan referensi film-film Indonesia yang layak untuk ditonton:

1. Nagabonar Jadi 2

Bonaga (Tora Sudiro), anak dari Nagabonar (Deddy Mizwar), telah menjadi pengusaha sukses dan ingin menjual perkebunan kelapa sawit milik ayahnya. Namun, Nagabonar berkeberatan akan rencana tersebut. Sehingga terjadilah perdebatan antara ayah dan anak tersebut karena keduanya sama-sama keras kepala. Film ini mengajarkan tentang pentingnya menjadikan keluarga sebagai prioritas utama.

2. Arisan!

Film karya Nia Dinata ini booming pada tahun 2003 lalu. Film ini dikemas secara fresh dan unik, dengan tagline ‘A happy picture of an unhappy people’. Arisan! memperlihatkan bahwa kekayaan materi tidak bisa membeli kebahagiaan.

3. A Copy of My Mind

Joko Anwar memaparkan permasalahan-permasalahan politik Indonesia melalui sindiran jujur lewat sepenggal kisah cinta antara Sari (Tara Basro), seorang wanita yang bekerja di salon, dan Alek (Chicco Jerikho), seorang pembuat subtitle DVD bajakan. Sebuah film sederhana yang sangat berkualitas.

4. Gie

Mengisahkan perjuangan salah satu aktivis paling berpengaruh di Indonesia, Soe Hok Gie (Nicholas Saputra), dalam memperjuangkan kebenaran dan keadilan bagi masyarakat yang tertindas. Film ini terinspirasi dari jurnal yang ditulis sendiri oleh Soe Hok Gie.

5. 5 CM

Bercerita tentang 5 orang sahabat yang memutuskan untuk melakukan pendakian ke salah satu puncak paling tinggi di Pulau Jawa, Puncak Semeru. Film ini mengajarkan makna persahabatan, dimana sahabat selalu ada meskipun dimasa-masa tersulit sekalipun.

6. My Stupid Boss

Sebagai sekretaris, Diana (Bunga Citra Lestari) harus selalu menuruti perintah Bos (Reza Rahadian), meskipun terkadang tak masuk akal.Film ini memiliki jalan cerita yang ringan, menghibur dan mampu membuat penontonnya tertawa.

7. The Raid

Film ini cocok untuk ditonton para penyuka film yang memacu adrenalin. The Raid menceritakan penyerbuan yang dilakukan pasukan S.W.A.T ke sebuah gedung yang dijadikan markas oleh seorang gangster ternama. Sepanjang durasi film, penonton akan disajikan dengan adegan aksi berbahaya yang intens.

8. Janji Joni

Joni (Nicholas Saputra), seorang pengantar roll film, tidak pernah terlambat dalam menyelesaikan tugasnya. Namun, ketika Joni akhirnya bertemu dengan seorang wanita cantik yang hendak memberi tahukan namanya hanya bila ia berhasil membuat film yang ditontonnya tidak putus ditengah jalan, dunia seakan berkonspirasi untuk membuatnya terlambat. Janji Joni merupakan salah satu film terbaik yang pernah dihasilkan oleh Joko Anwar.

9. 9 Summers 10 Auntums

Walaupun terlahir dari keluarga miskin, kita masih bisa meraih kesuksesan di masa depan, asalkan memiliki sifat pantang menyerah, tekun dan pintar mencari peluang. Film ini diangkat dari sebuah novel, karya Iwan Setiawan dan merupakan kisah nyata.


By : Corporate Recruitment PT. Summarecon Agung, Tbk

Reference:

https://id.wikipedia.org/wiki/Perfilman_Indonesia

http://film.10terbaik.com/2016/09/20-film-indonesia-terbaik-sepanjang-masa.html

http://5martconsultingbandung.blogspot.co.id/2010/10/pengertian-film.html

Share this Post:

Related Posts: