Artikel - Hari Lahan Basah

artikel-hari-lahan-basah_V29b.jpg

Hari Lahan Basah Sedunia


Pada tanggal 2 Februari 1971 diselenggarakan suatu Konvensi Internasional mengenai Lahan Basah di Ramsar, Iran yang kemudian dikenal sebagai Konvensi Ramsar. Berdasarkan waktu penyelenggaran kovensi tersebut, maka setiap tanggal 2 Februari ditetapkan sebagai Hari Lahan Basah Sedunia.

Negara Indonesia sendiri bergabung menjadi anggota Konvensi Ramsar pada 1991 dengan diterbitkannya Keppres 48 Tahun 1991 yang merupakan Ratifikasi Konvensi Ramsar di Indonesia. Pada tahun 1997, untuk pertama kalinya Hari Lahan Basah Sedunia diperingati di seluruh dunia oleh semua negara anggota Konvensi Ramsar.

Secara sederhana, lahan basah dapat diartikan sebagai setiap wilayah yang tergenang oleh air dangkal, baik sebagian atau seluruhnya, dan secara permanen atau musiman. Sedangkan Indonesia sendiri memiliki sedikitnya 30,3 juta ha lahan basah. Sayangnya, semakin hari lahan basah tersebut tergusur karena perubahan iklim ataupun beralih fungsi menjadi pemukiman.

Sebagai upaya untuk mengurangi resiko bencana karena perubahan iklim ataupun terdegradsinya lingkungan, Wetlands International Indonesia (WII) bekerjasama dengan masyarakat, sektor wisata dan pemerintah, dalam pengelolaan risiko terpadu dalam kebijakan, praktek investasi dan praktek pembangunan di Indonesia.

Lahan basah memiliki peran penting dalam kehidupan manusia, baik secara ekologi, ekonomi, maupun budaya. Dengan semakin berkurangnya lahan basah yang dimiliki, resiko bencana alam pun akan semakin besar. Maka marilah kita secara bersama - sama turut serta mengembalikan peran dan fungsi lahan basah demi masa depan yang lebih baik.

By : Corporate Recruitment PT. Summarecon Agung, Tbk

References :

https://alamendah.org/2015/02/02/2-februari-hari-lahan-basah-sedunia/

https://indonesia.wetlands.org/id/acara/mangroves-ecosystems-in-indonesia-a-strategic-resource-for-a-local-sustainable-economy-and-adaptation-to-climate-change/


Share this Post:

Related Posts: